Connect with us

Berita

Hacker 17 Tahun ini Curi Data 90 GB Milik Apple

Published

on

Foto ilustrasi (Foto: Pixabay.com/StartupStockPhotos)

Melbourne, Kabar2.com – Seorang remaja dari Melbourne, Australia nekat melakukan pencurian data di server milik Apple Inc. Tidak tanggung-tanggung, jumlah data yang berhasil dia curi mencapai ukuran file 90 GB.

Ada sejumlah dokumen rahasia dan akun konsumen yang berhasil diretas remaja yang masih disembunyikan identitasnya ini. Menurut laporan Asian Age pada Kamis (5/9/2019) , tindakannya jelas merugikan pihak Apple.

Akibat perbuatannya itu, remaja 17 tahun ini harus menghadapi tuntutan hukum karena mengakses jaringan backend Apple. Tindakan ini tidak dilakukan sekali saja, namun berkali-kali menyasar server Apple walau tak dijelaskan secara detail server mana yang diakses remaja itu.

Remaja Australia ini mengembangkan beberapa backdoor yang sulit terdeteksi untuk menjebol server Apple. Setelah beberapa kali beraksi, tindakannya berhasil dicegah pihak berwajib yang menggerebek rumah orang tuanya.

Pihak kepolisian menemukan sejumlah data curian di komputer milik remaja itu. Dia menyimpan data itu dalam sebuah folder bernama “hacky hack hack”.

Polisi mengamankan dua unit laptop, sebuah smartphone dan sebuah hardisk dalam penggeledahan itu. Dia juga mendapatkan masalah hukum serius karena ulahnya.

Remaja ini akan menghadapi tuntutan hukuman bulan depan. Dia sudah mengaku bersalah atas tindakan peretasan itu.

Baca: Pakai Baterai Palsu, iPhone Wanita ini Meledak di Mobil

Tentu ini bukan kali pertama server Apple dibobol aksi hacker. Sebelumnya juga ada seorang hacker yang sukses mencuri akun iCloud sejumlah selebritis dan membocorkan foto-foto tak senonoh mereka. Pada umumnya pencurian data akun iCloud dilakukan dengan teknik phising untuk mendapatkan akun dan password korban terutama para public figur.

Sumber: Asian Age